Showing posts with label Kebahagian dan Penderitaan. Show all posts
Showing posts with label Kebahagian dan Penderitaan. Show all posts

Friday, 3 August 2012

Sikap Manusia

Jauhkan aku dari manusia yang tidak mahu menyatakan kebenaran kecuali jika ia berniat menyakiti hati, dan dari manusia yang bersikap baik tapi berniat buruk, dan dari manusia yang mendapatkan penghargaan dengan jalan memperlihatkan kesalahan orang lain.

Keindahan Kehidupan

Keindahan adalah kehidupan itu sendiri saat ia membuka tabir penutup wajahnya. Dan kalian adalah kehidupannya itu, kalianlah cadar itu. Keindahan adalah keabadian yang termangu di depan cermin. Dan kalian adalah keabadian itu, kalianlah cermin itu.

Monday, 30 July 2012

KEKASIHKU LAYLA


Kemarilah, kekasihku.
Kemarilah Layla, dan jangan tinggalkan aku.
Kehidupan lebih lemah daripada kematian, tetapi kematian lebih lemah
daripada cinta...
Engkau telah membebaskanku, Layla, dari siksaan gelak tawa dan pahitnya
anggur itu.

Izinkan aku mencium tanganmu, tangan yang telah memutuskan rantai-rantaiku.
Ciumlah bibirku, ciumlah bibir yang telah mencuba untuk membohongi dan
yang telah menyelimuti rahsia-rahsia hatiku.
Tutuplah mataku yang meredup ini dengan jari-jemarimu yang berlumuran
darah.

Ketika jiwaku melayang ke angkasa, taruhlah pisau itu di tangan kananku dan
katakan pada mereka bahawa aku telah bunuh diri kerana putus asa dan
cemburu.

Aku hanya mencintaimu, Layla, dan bukan yang lain, aku berfikir bahwa tadi
lebih baik bagiku untuk mengorbankan hatiku, kebahagiaanku, kehidupanku
daripada melarikan diri bersamamu pada malam pernikahanmu.
Ciumlah aku, kekasih jiwaku... sebelum orang-orang melihat tubuhku...

Ciumlah aku... ciumlah, Layla...

Thursday, 26 July 2012

Fajar Cinta.......

Fajar cinta akan membangunkanku 
dari tidur lelap dan 
membawaku kepadang jauh.
Dikala siang cinta membawaku kebawah naungan bayang -bayang pepohonan tempat ku dan burung burung berlindung  dari sengatan matahari.

Tuesday, 22 May 2012

Tentang Persahabatan

Sahabatmu adalah jawaban dari kebutuhanmu.
Ia adalah ladang yang kau tebar dengan cinta dan kau panen juga.
Dan ia adalah papan dari perapianmu.
Karena kau datang kepadanya dengan rasa laparmu, dan kau mencarinya untuk kedamaian.
Ketika temanmu membicarakan pikirannya, kau tidak takut "tidak" dalam pikiranmu sendiri, atau menarik "ya".
Dan ketika ia diam hatimu berharap tidak akan mendengarkan hatinya.  
Karena tanpa kata-kata,dalam persahabatan, semua pikiran, semua harapan, semua keinginan, dilahirkan dan
diserakkan dengan kebahagian yang tak terkatakan.

Thursday, 17 May 2012

Tentang Rasa sakit

Dan seorang wanita berkata, Bicaralah tentang rasa sakit.
Dan ia berkata:
Rasa sakitmu adalah pecahnya cangkang yang membungkus pemahamanmu.
Bahkan ketika buah batu harus pecah, hatinya harus berdiri dibawah sinar matahari, saat itulah kau akan tahu
tentang rasa sakit.
Dan kau dapat membiarkan hatimu dalam pengembaraan keajaiban kehidupanmu, rasa sakitmu tidak akan lebih aneh dari pada kebahagiaanmu.
Dan aku dapat menerima musim-musim dalam hatimu, bahkan ketika kau diterima musim musim yang melewati
ladang ladangmu.

Dan kau akan melihat kepedihan melalui musim dingin kesengsaraanmu.
Dan kebanyakan rasa sakit kau pilih sendiri.
Itu adalah racun paling pahit untuk mengurangi rasa sakitmu.
Percayalah pada tabib, dan minumlah obatnya dalam kesunyian dan kelelahan.
Karena tangannya, walau kasar dan berat, ditunjukkan oleh tangan lembut yang tak tampak.
Dan cangkir yang ia bawa, walau membakar bibirmu, telah dihias oleh air mata keramat-Nya.

Wednesday, 16 May 2012

Tentang Kebahagian dan Penderitaan

Lalu seorang wanita berkata, bicaralah tentang kebahagian dan penderitaan.
Lalu ia menjawab :
Kebahagiaanmu adalah penderitaanmu yang tak bertopeng.
Dan sumur dari mana tawamu seringkali bercampur dengan airmata.
Bagaimana mungkin terjadi lain?
Semakin dalam penderitaan terukir semakin banyak pula kebahagiaan.
Bukankah cangkir yang terisi anggurmu adalah cangkir yang terbakar dalam pot?
Dan bukankah kecapi yang menyejukkan jiwamu adalah kayu yang dilubangi oleh pisau?